Biar Enggak Berebut Komputer


main laptop Oktober 2013Semenjak usia 3 tahun, anak pertamaku sudah bisa menyalakan komputer sendiri lalu meng-explore isinya. Awalnya, pas aku lagi sibuk di dapur, aku curiga karena koq sepi? Biasanya anakku itu suka ribut berlari-lari dan berteriak-teriak. Setelah aku cari ternyata akhirnya dia diketemukan sedang bermain game di komputer. Aku kaget banget karena sebelumnya komputer dalam keadaan mati!

Melihat dia sudah bisa mengoperasikan komputer akhirnya aku memutuskan untuk memberinya pilihan permainan yang relatif lebih ‘mendidik’. Aku menemukan berbagai website games dimana anak belajar warna, bentuk, angka, dsb. Alhamdulillah anakku suka. Kini kami masuk ke vase share komputer.

Anakku itu yang belum genap 3,5 tahun, tapi pernah kami berantem parebut (memperebutkan) laptop. Kondisinya di rumah ada komputer dan ada laptop, dengan satu buah modem. Karena ‘tuntutan pekerjaan’ (nge-blog 😛 dan menyelesaikan beberapa proyek naskah buku) aku ‘perlu’ berada di depan laptop, jadi aku tawarkan beliau bermain di komputer.

Kini kami punya kesukaan game baru; Plants vs Zombies. Ok, walaupun bukan game edukasi dalam arti konvensional, tapi di situ anak belajar berstrategi. Kala aku ingin menggunakan laptop, anakku aku tawarkan bermain P-vs-Z di komputer.

Aku jadi teringat masa berkuliah. Waktu itu anakku baru berusia dua tahun, tapi sudah jago ‘membantu’ ibunya mengerjakan pra-skripsi. Aku begitu terganggu hingga akhirnya memutuskan untuk kabur dari rumah. Aku berkemas membawa laptop (yang berukuran cukup besar dan berat juga), lalu berangkat. Saat itu aku belum tahu mau kemana, jadi aku asal naik angkot lalu memperhatikan pinggir jalan mencari spot yang kira-kira tenang untuk mengerjakan laporanku. Kalau kebetulan dapat tempat yang sepi sih oke, tapi yang bikin malu adalah jika ke tempat yang relatif ramai pengunjung. Rasanya jadi pusat perhatian karena membuka laptop di atas meja (laptopku berukuran cukup besar dengan berat sekitar 2 kg). Tapi aku kuat-kuatin, demi bisa segera merampungkan pekerjaanku.

Kini anak keduaku sudah setahun, dan ia dan kakaknya sudah bisa ribut memperebutkan komputer. Beliau memang belum bisa meng-explore computer seperti kakaknya, tapi dia sudah siap tangan kanan memegang mouse dan tangan kiri menunjuk-nunjuk layar komputer.

Teringat ucapan dosen suatu hari di kelas, “Saya gak tenang kalo cuma bawa notebook satu—harus minimal bawa dua.” Beliau menjelaskan bahwa karena profesinya sebagai dosen, sehingga sangat ‘erat’ hubungannya dengan notebook—ditambah peluang untuk kecurian pun ada. Wow, ok deh, itu sebagai dosen, bagaimana dengan aku yang emak-emak rumah tangga ini? Sepertinya dengan profesi ibu rumah tangga, penulis, dengan dua orang anak, bagus juga kalau aku punya notebook.

Aku gak perlu berebutan computer sama anak, bisa kabur membawa ‘bawaan yang ringan’ (notebook, maksudnya), dan melewatkan waktu sejam atau dua jam di luar untuk menyelesaikan proyek buku-ku. Oh ya, dan aku juga bisa memasak di dapur sambil melihat resep masakan langsung dari notebook, tanpa harus menulis atau mem-print-nya terlebih dahulu :P.

Acer Aspire E1-432Kebetulan Acer lagi ngeluarin product yang tipis dan hemat harganya. Ada beberapa sih, tapi yang aku kecengin, yang tipe Acer Aspire E1-432. Walaupun fitur ekstranya tidak begitu banyak, tapi bagi aku yang penting bisa ngetik (Microsoft Office), internetan, dan punya daya tahan baterai yang tinggi.

Jadi ngiler.

In shaa Allah, semoga bisa bikin aku tambah produktif tanpa banyak menguras uang. Aamiin.

————————————————————————————————————————————

Tulisan ini diikutsertakan dalam event “30 Hari Blog Challenge, Bikin Notebook 30% Lebih Tipis” yang diselenggarakan oleh Kumpulan Emak Blogger (KEB) dan Acer Indonesia.

————————————————————————————————————————————

Iklan
Galeri | Pos ini dipublikasikan di Fantasi, Lomba, Serba-serbi dan tag , , , , . Tandai permalink.

23 Balasan ke Biar Enggak Berebut Komputer

  1. Hanna HM Zwan berkata:

    bikin tambah mupeng nih,salam kenal mak ^^

  2. winny widyawati berkata:

    duuh itu c adek kecil2 udah pinter main komputer ya, moga Ibuk sukses konesnya yaa naakkk ..

  3. noe berkata:

    *sodorin tisu buat lap iler nih mak 😆

  4. @damae53 berkata:

    jadi inget waktu masih rebutan notebook ama adek, ehehehe

  5. myra anastasia berkata:

    jd crtnya kita semua (emak2) lg pd mupeng sm Acer, ya 🙂

  6. Sofi Mahfudz berkata:

    Azmyyyyyyyyyy…sini nge-game sama tante 😀

  7. Jangan kabur dari rumah mak… hihihi…
    157 emak bloger ngiler bareng.. gimana jadinya ya. ^_^

  8. bunda aisykha berkata:

    hi hi anak2 yg pinter,,semoga menang ya mak,,salam kenal,,bundanya icha bebi 🙂

  9. enny Ridha Alin berkata:

    Sukses ya mak, tetap semangat berebut ACER NOTEBOOK dengan 157 emaK BLOGGER LAINNYA

  10. rodamemn berkata:

    wah, gamer sejati juga…semoga si kecil kelak menjadi si pembuat game,…aamiin.. 🙂

  11. wulan berkata:

    sukses ya mak 🙂

  12. hana berkata:

    sama2 hana salam kenal ya mak

  13. Lusi berkata:

    Jury visit. Terima kasih sudah berpartisipasi. 🙂

  14. Ping balik: Notebook Membantu Emak Pendidik: Meningkatkan Pengalaman Belajar Anak Meskipun Sedang Bepergian | Punya Hanna Wilbur

Komentar ditutup.