Helikopter Pemadam Kebakaran


Ketika SMA, aku melewati sebuah pasar tradisional untuk sampai ke sekolah. Pasarnya sendiri sudah lama ada di situ, namun ada hal baru di samping pasar, yaitu sebuah kantor petugas pemadam kebakaran kota.

Hari demi hari aku melewati kantor tersebut rasanya kasihan dengan para petugas, karena mereka tampak ‘gak ada kerjaan’. Sebenarnya kerjaan pasti ada, hanya saja orang-orang di sekitar melihatnya seperti itu dan ada yang menyepelekan mereka.

Waktu itu aku teringat dengan pengalaman waktu SMP kelas 1. Sebuah rumah dekat gedung sekolah kebakaran. Rumahnya di daerah perkampungan yang dilewati oleh jalan setapak.

Ketika petugas pemadam kebakaran tiba, apinya sudah padam oleh warga.

Saat itu aku sedih banget dan kasihan pada para petugas, yang pastinya berniat mulia ingin menjalankan tugasnya dengan baik, hanya saja terkendala infrastruktur (akses jalan menuju rumah cukup sempit).

Oke, kembali ke tahun 2005, ketika aku SMA kelas 2.

Aku pun melakukan brainstorming kecil-kecil bersama teman-teman. Bagaimana kita bisa menemukan solusi bagi para bapak pemadam kebakaran? Di satu sisi kita membutuhkan petugas pemadam kebakaran, di sisi lain karena infrastruktur yang ada sekarang, mereka mungkin akan sering kesulitan untuk sampai di lokasi kebakaran.

Hasil dari badai otak itu adalah… helikopter pemadam kebakaran.

Ok, belum tentu itu ide terbaik, tapi itu bisa menjadi ‘batu loncatan’ menuju solusi konkrit untuk bisa memadamkan api tanpa terhambat oleh jalanan yang sempit.

Aku pun menuliskan ide tersebut dalam sebuah surat dan aku serahkan langsung ke kantor pemadam kebakaran.

Aku sama sekali tidak mengharapkan feedback apa pun, dan meskipun belum bisa direalisasikan dalam waktu dekat, tapi setidaknya aku berani menyumbangkan sedikit masukan untuk mereka, dan ide tersebut dapat disesuaikan dengan kondisi.

Kaget sekali ketika beberapa minggu kemudian aku mendapatkan surat dari Kepala pemadam kebakaran kota. Beliau berterimakasih atas kepedulianku untuk memberikan masukan tersebut. Beliau juga menyampaikan bahwa memang seringkali petugas kesulitan sampai di lokasi kejadian.

Terimakasih, Pak. Semoga sukses terus untuk tim petugas pemadam kebakaran kota :’).

 

Galeri | Pos ini dipublikasikan di Inspirasi, Keluarga, Serba-serbi dan tag . Tandai permalink.