Mengapa Jangan Beri Madu pada Bayi?


Waktu anak aku bayi, aku cari-cari info kenapa madu gak boleh, itu membawa aku pada info tentang ‘infant botulism’ yang katanya muncul karena minum madu.

Semua artikel yang aku baca dari sisi kontra memberi madu pada bayi. Tapi pas aku baca penjelasannya, ada beberapa hal yang membuat aku berfikir.

1) Bakteri spora Clostridium botulinum ada dimana-mana di alam, khususnya tanah dan debu.

2) Penyakit infant botulism memiliki kasus kurang dari 100 per TAHUN di AS.

3) Bahkan remaja dan orang dewasa ada yang mengalami infant botulism.

(sumber: kidshealth.org, aap.org–situsnya American Academy of Pediatrics, dan Wikipedia)

Bagi aku alasan-alasan ini gak masuk akal untuk melarang sama sekali madu bagi bayi. Plus kurang dari 100 kasus pertahun adalah angka yang kecil (dan perlu diingat kasus itu tidak semua penderitanya anak usia kurang dari 1 tahun), khususnya untuk Amerika dengan jumlah penduduk lebih banyak dari Indonesia. Yang perlu ditanyakan adalah mengapa ‘mereka’ (para penderita) berkecenderungan untuk tidak bisa mencerna bakteri spora Clostridium botulinum itu, sedangkan orang-orang lain bisa? Bakteri spora Clostridium botulinum  itu pun ada dimana-mana (tanah dan debu), tidak hanya madu.

Di sisi lain ada begitu banyak kebaikan dari madu. Menyetop sama sekali madu karena memiliki peluang kecil yang negatif tidak masuk akal. Lebih banyak efek samping negatif dari antibiotik dan susu formula daripada madu.

Perlu digaris bawahi juga bahwa banyak madu tidak alami yang beredar, mungkin yang seperti itu yang berbahaya. Usahakan beli madu semurni mungkin🙂.

*Setelah membaca ini, bisa membaca Mengapa Memberi Madu kepada Bayi?

Update: Ada tulisan menarik yang lebih luas membahas ‘per-madu-an’ ini: Is Honey Really Bad for Babies?.

Galeri | Pos ini dipublikasikan di Keluarga, Kesehatan dan tag , . Tandai permalink.

2 Balasan ke Mengapa Jangan Beri Madu pada Bayi?

  1. Ping balik: Punya Hanna Wilbur

  2. Ping balik: Mengapa Memberi Madu kepada Bayi? | Punya Hanna Wilbur

Komentar ditutup.