Lindungi Bayi Baru Lahir Anda dengan TAHNIK


Tahneek - tahnik - sunnah Rasul

Sebelum anak pertamaku lahir tahun 2010 silam, aku membaca di sebuah buku mengenai salah satu sunnah Rasul kepada bayi baru lahir; TAHNIK.

Rasulullah SAW akan mengambil sedikit kurma, mengunyahnya, lalu menggosoknya ke langit-langit mulut bayi–sambil mendoakan sang bayi.

Saat aku baru membaca itu, aku belum mendapatkan informasi medis apa pun mengenai tahnik. Bahkan tidak ada orang lain di sekitarku yang menyebut-nyebut tentang tahnik itu. Tapi, karena itu adalah sunnah Rasul, aku menjalankannya.

Subhanallah, baru 4 tahun kemudian aku membaca artikel dari BBC News yang menjelaskan mengenai ‘penemuan baru’, menggosok ‘jel gula’ (sugar gel) ke bagian dalam mulut bayi terbukti efektif melindungi bayi prematur dari kerusakan otak.

Kadar gula darah rendah pada bayi baru lahir mengancam 1 dari 10 bayi yang lahir prematur. Selama ini penanganannya adalah dengan dibawa ke UGD dan diberikan infus glukosa. Namun, penanganan pemberian ‘jel gula’ memberikan hasil yang lebih efektif.

Sebelum aku membaca ini, aku pikir salah satu hikmah tahnik ini adalah untuk melatih daya tahan tubuh bayi–karena diperkenalkan dengan kuman-kuman ‘jinak’–semacam imunisasi alami, dan menyiapkan tubuh bayi menerima makanan ketika nanti sudah memasuki usia makan. Itu opini ya, jadi aku belum membaca artikel dari sudut pandang medis Barat mengenai hal ini. Ternyata salah satu hikmah tahnik adalah melindungi bayi dari kerusakan otak!

Wallahu’alam bi shawab.

Researchers from New Zealand tested the gel therapy in 242 babies under their care and, based on the results, say it should now be a first-line treatment.

(Para Peneliti dari New Zealand menguji-cobakan terapi jel ini kepada 242 bayi di bawah perawatan mereka dan, berdasarkan hasilnya, menyatakan bahwa seharusnya kini [terapi jel ini] menjadi pengobatan lini pertama)

Subhanallah.

This is a cost-effective treatment and could reduce admissions to intensive care services, which are already working at high capacity levels.

(Ini adalah penanganan berbiaya rendah dan dapat mengurangi jumlah pengunjung UGD, yang sudah [begitu sibuk] beroperasi dengan kapasitas tinggi)

Rasul mencontohkan kurma, namun sebenarnya tidak harus kurma. Untuk kedua anakku aku memberikan sedikit pisang yang sudah dikunyah sebelumnya.

Ok, jangan lupa men-tahnik bayi baru lahir Anda ^_^!

*Baca juga di:

Dextrose gel for neonatal hypoglycaemia (the Sugar Babies Study): a randomised, double-blind, placebo-controlled trial

Iklan
Galeri | Pos ini dipublikasikan di Keluarga, Kesehatan dan tag , . Tandai permalink.