Mempercayai Tumbuh Kembang Anak


Education is not the learning of facts, but the training of the mind to think -- Albert EinsteinWaktu SMP aku pernah memberikan les ke anak tetangga. Seringkali aku gemes ketika anak belum paham apa yang sedang dipelajari. Saat itu aku merasa benar-benar terbebani untuk ‘membuat anak mengerti’.

Beberapa tahun berlalu, dan ketika menikah aku punya sudut pandang lain dalam pendidikan anak-anak aku. Aku percaya bahwa kemampuan itu sudah ada pada anak, dan tanggung jawabku hanyalah membimbing dengan berbagai cara agar anak dapat ‘bisa’. “Aha! Moment’-nya akan muncul dari anak sendiri.

Sama seperti tumbuh gigi, ngerondang, berdiri, berbicara, kita percaya bahwa setiap anak sudah punya potensi untuk bisa itu semua, dan mereka hanya butuh waktu (dan cara) mereka masing-masing. Kita hanya perlu membimbing mereka. Begitu pun yang lain, seperti kemampuan empati, kontrol diri, berhitung, membaca, dsb, aku PERCAYA mereka bisa, aku hanya perlu membimbing mereka menemukannya dalam dirinya (dan ini akan beda-beda waktunya bagi setiap anak). Aku ‘hanya’ (tentu saja tidak semudah ini) perlu mau terbuka dan terus belajar menemukan berbagai cara kreatif membimbing anak belajar sesuai dengan sifatnya masing-masing.

Dengan sudut pandang seperti ini, aku lebih menikmati proses belajar anak. Aku ikut berpetualang bersama anak, dan turut menghargai berbagai cara kreatif anak hingga sampai pada ‘Aha! Moment’-nya.

-Hanna, 12 Mei 2014-

Galeri | Pos ini dipublikasikan di Homeschool, Keluarga. Tandai permalink.