Sedikit Pesan Pernikahan


Life isn't fair excuse -- daughter of the guy who just started paying attentionAku punya pesen untuk yang mau nikah😀.

Yuk, yang mau menikah sini merapat…

Khususnya yang perempuan…

–tapi yang laki juga boleh ikutan😛.

Ketika membayangkan menikah, salah satu yang menjadi fokus besar yang dipikirkan adalah RESEPSI pernikahan. Semua orang ingin memiliki ‘(Resepsi) Pernikahan yang Sempurna’.

Saya beri sebuah rahasia kecil… –dan ini bisa diklarifikasi kepada banyak orang.

Rahasianya adalah… TIDAK ADA resepsi pernikahan yang sempurna. Buang semua harapan kosong itu jauh-jauh.

Apa? Artis yang pernikahannya 1 miliar itu sempurna? Ah, Anda aja yang gak tahu, pasti ada hal-hal yang terjadi di belakang layar yang mungkin sang artis sesali, tapi tidak diberitakan di enpoteinmen.

Kateringnya kurang ini lah, bajunya kurang itu lah, agenda acaranya molor lah, sound system-nya aneh lah, penghulunya kurang cakep lah… hehe.

Resepsi pernikahan, sama seperti kegiatan-kegiatan lainnya (konser, dsb), perlu kita rencanakan sebaik mungkin, tapi selalu ada banyak faktor yang masih bisa diperbaiki atau ditingkatkan. Makanya setiap beres kegiatan apa pun, panitia selalu mengadakan ‘evaluasi’. Dan, bahkan panitia paling profesional pun akan cerita bahwa meskipun sudah sering mengadakan acara, tapi mereka selalu mengadakan evaluasi.

Tapi, acara pernikahan Anda adalah yang pertama dan terakhir (semoga). Jika terlalu fokus pada pesta ini, akan banyak kecewa di hari pertama Anda berstatus menikah. Benih-benih kekesalan bisa mulai terhadap pasangan, anggota keluarga, dan/atau pihak-pihak lainnya.

Hilangkan harapan berlebih pada sebuah acara pesta, yang hanya akan berlangsung selama kurang dari 1 hari dalam kehidupan Anda (atau maksimal 7 hari dalam kehidupan Anda, jika lahir dari keluarga yang menjalankan tradisi tsb). Persiapkan yang terbaik, dan ikhlaskan apa pun yang terjadi pada hari tersebut.

Biarlah resepsi pernikahan Anda hanya Rp 1 miliar rupiah, dipersiapkan selama 1 tahun penuh, dan disaksikan oleh seluruh Indonesia… Persiapkan semua dengan terbaik, dan IKHLASKAN segala yang akan terjadi pada hari tersebut, baik maupun buruk.

Dan ada BERITA GEMBIRA bagi semuanya (yang berniat suatu hari nanti ingin menikah)…

Pernikahan yang barakah akan membawa kebahagiaan yang akan terus meningkat secara eksponensial. Oke deh, awalnya pasti bakal banyak berargumen, beda pendapat, dan salah paham dengan pasangan. Tapi, dengan berjalannya waktu, dengan sikap yang terbaik, Anda dengan pasangan akan semakin memahami, semakin kompak, dan semakin ‘merindukan’.

Peristiwa yang kita anggap ‘buruk’ pada pesta tersebut akan hilang setelah beberapa tahun menikah, SELAMA pernikahan tersebut barakah. Dan, siapa lagi yang akan menjadikan pernikahan itu barakah kalau bukan Anda sendiri yang berjuang setiap hari untuk menjadikannya berkah (jadi itu perlu usaha, ya… gak cuma berdoa sedikit lalu ‘jreng’).

Jadi, hikmahnya, geser fokus berlebihan Anda dari ‘pesta pernikahan yang sempurna’, menjadi upaya serius mendapatkan ‘pernikahan yang barakah’.

Sekali lagi, aku ulang kalimat ini soal resepsi… Persiapkan semuanya dengan SEBAIK MUNGKIN, lalu IKHLASKAN segala yang akan terjadi pada hari tersebut, baik maupun buruk.

Oh ya, satu lagi, jangan bebankan impian Anda untuk memiliki resepsi yang sempurna pada anak-anak Anda suatu hari nanti hanya karena Anda merasa tidak mendapatkan pesta pernikahan yang terbaik. Jika iya, berarti Anda tidak belajar apa pun dari status ini.

Selamat Menikah semua… 

-Hanna, 5 Mei 2014-
Galeri | Pos ini dipublikasikan di Inspirasi, Keluarga, Suami-Istri. Tandai permalink.